Kerangka Esai: Plus dan Minus Penerapan pembelajaran jarak jauh bagi siswa
Tema:Pendidikan
Paragraf Pembuka: Modernisasi dalam pembelajaran pendidikan
Paragraf Isi:
1. Apa itu pembelajaran jarak jauh?
2. Metode-metode dalam pembelajaran jarak jauh
3. Pembelajaran jarak jauh di Indonesia
4. Pembelajaran jarah jauh tidak harus dengan pemberian tugas
Paragraf penutup: Kesimpulan dan solusi pembelajaran jarak jauh
Era globalisasi hingga hari ini membuka kita akan bagaimana terbukanya dalam mengakses seluruh dunia.Tak terkecuali bagi dunia pendidikan.Pendidikan saat ini tidak hanya terpaku pada pembelajaran di dalam kelas,namun juga bisa dilakukan diluar kelas.Bahkan didalam rumah. Akhir-akhir ini dengan merebaknya wabah Covid-19 dan pemberlakuan Physical Distancing,kita tidak bisa melakukan aktivitas kita kemana saja termasuk belajar.Maka, beberapa layanan pendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh saat ini sudah banyak ditawarkan,seperti Google Classroom,Zoom,dll.Sebenarnya apakah itu pembelajaran jarak jauh? Dan bagaimana penerapannya di Indonesia?
Pembelajaran jarak jauh merupakan sebuah metode pembelajaran yang memungkinkan terciptanya proses belajar tanpa harus berada di ruangan kelas.Menurut Pasal 1 ayat (5) UU No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebut bahwa Pendidikan jarak jauh adalah pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media lain.Tujuan pembelajaran ini dimaksud agar sebuah proses pembelajaran bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.Dengan model pendidikan seperti ini,ada beragam metode yang dapat dilakukan diantara lain blended learning,bimbingan belajar secara daring,buku elektronik,tayangan pendidikan di TV,dan lain-lain.Lalu seberapa baik pembelajaran jarak jauh di Indonesia saat ini.Pada tingkat perguruan tinggi,biasanya telah ada sebuah situs belajar bersama.Model seperti ini tidak mengharuskan pembelajaran atau perkuliahan tatap muka secara terus menerus.Tetapi juga, dapat dilakukan melalui blended learning setiap perguruan tinggi.
Pada lingkup pendidikan dasar dan menengah,saat ini sudah ada beberapa fasilitas belajar yang mendukung untuk pembelajaran.Buku sekolah elektronik yang sudah dapat diakses sejak kurikulum KTSP 2006 hingga bimbingan belajar daring oleh beberapa lembaga bimbingan belajar.Ada juga tayangan pendidikan dari televisi yang terkait pembelajaran di sekolah disertakan dengan penjelasan dan pemahaman konsepnya.
Namun,saat ini pembelajaran jarak jauh sering diartikan dengan pemberian tugas jarak jauh dengan harapan dengan semakin banyak latihan maka akan semakin mengerti konsep pembelajaran yang dipelajari setiap peserta didik.Tetapi tidak semua siswa akan cocok dengan pemberian tugas secara terus menerus. Terlebih,pada situasi darurat seperti saat ini mengharuskan pembelajaran dari rumah dan mau tidak mau harus menerapkan pembelajaran jarak jauh.Penjelasan pada Pasal 31 ayat (3) UU Sisdiknas bahwa Pendidikan jarak jauh diselenggarakan dalam berbagai bentuk, modus, dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layanan belajar serta sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai dengan standar nasional pendidikan.Yang berarti bahwa pembelajaran jarak jauh juga menjamin mutu nasional dan menjamin mutu siswa dalam pendidikan.
Maka,dalam pembelajaran jarak jauh harus memungkinkan ada prosedur dalam pembelajaran.Sama halnya pada pembelajaran di sekolah.Guru sebagai fasilitator menjelaskan secara kasar materi yang disampaikan dan sebagai bahan evaluasi materi diberikan latihan agar peserta didik mampu memahami materi yang diberikan.
Pembelajaran jarak jauh sebenarnya merupakan inovasi dalam dunia pendidikan.Tanpa harus belajar secara tatap muka kita tetap bisa mengadakan pembelajaran dimana saja dan kapan saja.Tetapi harus diingat bahwa dalam penyelenggaraannya tidak serta merta dalam pemberian tugas.Tapi juga dalam bentuk bimbingan materi dan diskusi sehingga menciptakan suasana kelas meskipun bukan berada dalam kelas.